Surat Edaran Rekomendasi Program GiziBerdasarkan hasil rapat koordinasi teknis (rakontek) program perbaikan gizi masyarakat (PPGM) yang dilaksanakan di Unaaha, ibukota Kabupaten Konawe, pada tanggal 07-10 Mei 2010, telah disepakati beberapa hal untuk memantapkan pelaksanaan kegiatan tahun 2010. Kesepakatan ini ditandatangani oleh perwakilan peserta rakontek sebanyak 14 orang  dari masing-masing dinkes provinsi dan kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal-hal pokok yang disepakati bersama tersebut mencakup masalah mendasar dalam pencapaian program gizi di puskesmas. Lampiran rekomendasi (hasil kesepakatan) tersebut dilampirkan dengan surat edaran Dinas Kesehatan Kota Kendari, tertanggal 11 Mei 2010, perihal pembuatan Laporan PWS Gizi setiap bulannya.

Pertemuan rakontek menyepakati pemantapan pelaksanaan kegiatan tahun 2010, dan pengembangan kegiatan program gizi dalam upaya percepatan target Indonesia Sehat 2010. Berikut ringkasan rekomendasi rakontek yang diringkas menjadi 3 (tiga) poin pokok untuk pelaksanaan program gizi masyarakat, yakni antara lain :

1. Pelaksanaan Pemantauan Status Gizi dan Kadarzi (keluarga sadar gizi) dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2010, dengan jadwal sebagai berikut : Persiapan Format pengumpulan data, meliputi data klaster dan jumlah sampel klaster,  entri data, analisis data, penyusunan laporan dan umpan balik kegiatan.

2. Pelaksanaan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) Gizi, dilaksanakan pada setiap bulan, laporan PWS dikirimkan ke Dinas Kesehatan, paling lambat minggu kedua bulan berikutnya.

3. Melakukan pertemuan berkala setiap 4 bulan sekali antara program di dinas, koordinator gizi puskesmas, dalam rangka membahas kendala di lapangan sekaligus percepatan sistem pencatatan dan pelaporan.

Melalui surat edaran dengan lampiran rekomendasi ini diharapkan petugas program gizi, mulai mempersiapkan sasaran target pelayanan gizi di wilayah kerja puskesmas. Untuk itulah para penanggung jawab program gizi, harus melakukan pencatatan dan pelaporan yang tertib dan teratur, sehingga bisa mendukung kesuksesan pencapaian program gizi masyarakat.