5 TANGGUNG JAWAB UTAMA TUGAS MANAJER PUSKESMAS
“Wow..selamat ya, sudah jadi manajer. Kapan kita ditraktir lagi nih, bos” Demikian salah satu celetukan yang sering terdengar bila bertemu seseorang yang berada di posisi puncak suatu organisasi/institusi. Kedengarannya asyik, gagah juga sebagai atasan, walaupun masih kecil-kecilan, apalagi lebih tinggi kedudukannya. Padahal, bila diingat pesan pepatah klasik, semakin besar kapal, semakin besar ombaknya. Semakin tinggi pohon, semakin kencang juga badainya.
Menjadi atasan, manajer, pimpinan, kepala, direktur atau apapun namanya, sangat berat karena sesungguhnya jabatan itu adalah amanah. Nah…buat yang sudah menjadi atasan atau yang punya cita-cita terpendam mau menjadi manajer, khususnya di puskesmas, ada baiknya memperhatikan lima tugas utama seorang manajer atau kepala puskesmas, untuk menjalankan prinsip manajemen puskesmas, seperti paparan pengalaman berikut ini.
1. MEMBUAT PERENCANAAN PUSKESMAS
• Menganalisa kondisi, situasi dan kinerja puskesmas, apakah sudah baik, masih kurang ataukah banyak yang belum beres, kemudian menentukan perencanaan kegiatannya.
2. MENGATUR PELAYANAN PUSKESMAS
• Menata apa saja jenis kegiatan program pelayanan, siapa saja yang akan menjalankannya bersama seluruh staf puskesmas
3. MENGGERAKKAN PEGAWAI PUSKESMAS
• Mendorong segenap komponen pelayanan puskesmas untuk melaksanakan tugas pokok sesuai fungsinya dalam pelayanan kepada masyarakat
4. MENGEVALUASI KINERJA PUSKESMAS
• Menelaah hasil pencapaian program puskesmas secara terpadu dengan instansi terkait, sebagai pedoman untuk menentukan perencanaan pelayanan puskesmas.
5. MENGGALANG KERJASAMA PELAYANAN PUSKESMAS
* Menjalin kerjasama internal puskesmas dan eksternal puskesmas, antara staf, pegawai, petugas, aparat, pejabat, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan yang lainnya, khususnya diwilayah kerja puskesmas
Wah..ternyata tidak gampang juga khan…kalau mau menjadi pimpinan puskesmas yang berkualitas, seperti paparan tugas utama diatas. Maaf ya…bukan bermaksud mengajari, karena ulasan tersebut sekadar untuk berbagi pengalaman. Kalau ada yang punya pengalaman lain, dari sudut pandang yang berbeda, silakan koreksinya untuk saling melengkapi. Terimakasih

Mksh banget tulisannya, bisa dijadikan pedoman dlm menjalankann tugas sehari-hari di puskesmas.
[...] seringkali sulit dijalankan? Semua itu berpulang kembali pada seni dan keilmuan dari masing-masing manajer puskesmas. Para kepala puskesmas juga perlu mendapatkan dukungan bersama para staf untuk pembenahan kinerja [...]
[...] INI daftar nama Kepala Puskesmas, selaku manajer puskesmas yang baru dilantik menduduki jabatan eselon IV tersebut [...]
[...] To Be Good Leader [...]
[...] manajemen yang harus ada adalah pertanggungjawaban pelayanan. Pada setiap akhir tahun anggaran, kepala puskesmas beserta staf harus membuat laporan pertanggung jawaban tahunan yang mencakup pelaksanaan [...]
[...] Puskesmas Perumnas lebih baik lagi dan semoga kami tenaga sukarela mendapat perhatian dari pimpinan puskesmas dan [...]
saya ingin tanya, apakah tugas kepala puskesmas saat ini sudah sesuai dgn 4 fungsi puskesmas yang tertera di dalam UU?
@aprilia: tugas kepala puskesmas sebagai koordinator dan penanggung jawab pelayanan puskesmas, dan sudah disesuaikan dengan UU yang berlaku. Terimakasih atas masukannya..
lalu apakah puskesmas sudah menjalankan 4 fungsi puskesmas?
seperti yg kita ketahui bahwa 1 dari 4 fungsi puskesmas adalah sebagai pusat pembangunan berwawasan kesehatan. dan pada kenyataannya, apakah menurut anda fungsi tsb sudah tercapai?
makasih…
@aprilia: iya, tentu sesuai keberadaannya puskesmas harus melaksanakan keempat fungsi itu. Hal ini melalui pelayanan dalam gedung yang lebih bersifat kuratif dan administratif, serta pelayanan luar gedung yang lebih bertujuan promotif dan preventif.
Melalui minlok, sebagai evaluasi setiap bulannya, serta kerjasama dengan instansi lintas sektoral terkait, seperti : kelurahan, kecamatan, KB, sekolah, dll, maka tujuan untuk mencapai fungsi itu ditata ulang kembali, pada bagian mana yang belum mencapai target, lalu bagaimana solusi terbaiknya.
TERIMAKASIH atas tanggapannya. Semoga berkenan..
[...] kota sehat, di ruang pola pemkot kota, pada tanggal 18 April 2011. Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala puskesmas, kepala kecamatan dan pejabat publik di dinas lingkup [...]
Memang sebagian daerah sudah menerapkan aturan sesuai dengan UU yg berlaku tentang implementasinya di bidang kesehatan, tapi masih ada daerah2 yg masih menerapkan sistim yg lama dimana kebebasan puskesmas dalam pertanggung jawabanya pada wilayah kerja masih belum maksimal selaku pusat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya baik itu berupa prepentif, promotif dan rehablitatif karna masih dikelola oleh sistim yg lama, disini dapat kubaca puskesmas sebagai pusat kesehatan yg di kepalai oleh pejabat (Eselon IV) yg mana sudah sesui dg sarat2 UPTD yg merupakan pertanggung jawab penuh seorang manejer pd tugasya yg telah disumpah dan menerapkan aturan kepegawaian tentang jabatan fungsional dan struktural yang mana kalau telah menjabat di struktural maka hak2 difungsional tidak didapatkannya. andai kan sistim ini diterapkan pada seluruh daerah di indonesia mungkin puskesmas sebagai ujung tombak dibidang kesehatan pasti berjalan maksimal dia bisa memperjuangkan sendiri nasipnya dan memikirkan masalah kesehatan diwilayah kerjanya serta bertanggung jawab pada kinerjanya. tks
Semoga amanah itu bisa dijalankan dengan baik ya… SALAM hangat dari Kendari.
Ass Al Wr Wb. Trim’s atas tulisannya di website s dan sy berterima kasih krn bpk bs menulis bbrp tugas manajer/pimpinan puskesmas yg bs dipedomani
TERIMAKASIH kembali atas kunjungan anda kesini.
Semoga informasinya bisa dimanfaatkan. SALAM hangat dari Kendari.