Spanduk Muscab IBI KendariPada hari Rabu, 14 April 2010, di aula lantai II sebuah hotel di pusat Kota Kendari, mulai pukul 08 pagi sudah dipenuhi kehadiran ibu-ibu dengan seragam khas batik bercorak hitam putih. Mereka berkumpul didepan loby, ada yang duduk tenang di kursi masing-masing, ada juga yang latihan gladik bersih pembukaan pertemuan, sambil menunggu kehadiran bapak walikota. Sekitar jam 08.30 Wita, tibalah waktunya, tamu undangan yang ditunggu-tunggu hadir, Walikota Kendari, Ir. Asrun,MSc.Eng, memasuki ruang pertemuan. Acara dimulai dengan suguhan tarian tradisional, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, hymne dan mars bidan Indonesia. Setelah itu diikuti sambutan-sambutan dari pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Kota Kendari, IBI Wilayah Provinsi Sultra dan pengarahan walikota Kendari, sekaligus membuka Musyawarah Cabang (Muscab) IBI Kendari ke-V tahun 2010.

Beberapa undangan yang hadir diantaranya pejabat lingkup kota Kendari, Kepala Puskesmas se-Kota Kendari, tentunya juga para bidan anggota IBI. Menurut pengurus IBI Cabang Kendari, jumlah anggota saat ini tercatat 186 orang yang berdomisili di Kota Kendari, baik bertugas di puskesmas maupun rumah sakit. Dengan tantangan tugas yang semakin berat khususnya didaerah perkotaan, para bidan dituntut untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi para ibu dan bayinya. Bapak walikota Kendari juga mengarahkan agar para bidan mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan dirinya, dalam upaya mencapai target pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) di setiap unit pelayanan kesehatan di Kota KMuscab IBI Kendariendari, khususnya di puskesmas dan jejaring pelayanannya di posyandu. Profesi bidan merupakan tugas mulia, yang sedang diemban oleh para ibu-ibu, karena itu semua tugasnya harus dijalankan dengan ikhlas, agar sesuai dengan tema kegiatan Muscab saat ini, sehinga para bidan bisa menjadi sahabat  perempuan. (catatan ringan saya, setelah menghadiri Muscab)