Tidak ada yang berubah dengan waktu pelayanan puskesmas selama bulan puasa. Seperti sebelumnya, semua jenis pelayanan tetap dilakukan sesuai jam kerja yang berlaku.

Kalau institusi lainnya, terutama sekolah ada yang libur sampai minggu kedua puasa, sementara puskesmas tetap menjalankan pelayanan setiap hari kerja. Termasuk pelayanan di luar gedung, seperti posyandu, kunjungan rumah dan pelacakan kasus.

Rekapitulasi sensus harian pelayanan di Puskesmas Perumnas, misalnya, menunjukkan jumlah kunjungan rata-rata 80 pasien sehari, baik dari kriteria peserta askes, umum, dan keluarga miskin. Distribusi kasus pasien yang berobat, sebagian besar meliputi infeksi saluran nafas akut (ISPA), gangguan pencernaan dan alergi kulit.

Demikian pula dengan puskesmas perawatan atau rawat inap, seperti Puskesmas Poasia, tetap siaga 24 jam, melayani kasus penyakit biasa ataupun kejadian gawat darurat. Rerata kunjungan rawat jalannya, 100 pasien sehari, sedangkan rawat inap 15 pasien sehari. Kasus pasien yang tersering, antara lain : diare, suspek DBD, tifoid, dan gastiritis akut.

Menyimak kenyataaan beban tugas dan tanggung jawab demi  menyehatkan masyarakat, maka rasa terimakasih, salut dan apresiasi yang besar, patut disampaikan kepada para petugas puskesmas. Karena walaupun mereka berpuasa, tetapi tetap sehat, segar dan semangat memberikan pelayanan yang terbaik bagi pengunjung puskesmas.

Semoga tugas berat dalam melayani masyarakat di wilayah kerja puskesmas dapat dijalankan dengan seoptimal mungkin. Selamat bertugas sembari beribadah puasa.