Pengertian anemia adalah  keadaan jumlah sel darah merah khususnya kadar hemoglobin didalam erotrosit, kurang dari nilai normal. Rerata diperkirakan kadar hemoglobin (Hb) didalam sel darah merah yang normal, pada pria dewasa : 13-17 gram/dl, sedangkan pada perempuan dewasa : 11-15 gram/dl.

Pada umumnya masalah anemia, disebabkan oleh karena adanya kekurangan gizi zat besi, yang merupakan salah satu komponen unsur pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah. Karena itu anemia akibat kekurangan gizi zat besi, disebut juga Anemia Gizi Besi, yang dapat terjadi karena disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain :

> Kekurangan kandungan konsumsi zat besi dalam makanan yang tidak mencukupi kebutuhan metabolisme tubuh.

> Kelebihan akan kebutuhan zat besi khususnya pada masa pertumbuhan anak-anak, dan remaja, pada masa kehamilan serta pada penderita penyakit menahun (kronis).

Penderita anemia, biasanya merasakan lelah, lemah, letih, lesu, pusing, mata berkunang-kunang. Selanjutnya bisa tampak adanya keadaan kelopak mata, bibir, lidah, kulit dan telapak tangan menjadi pucat. Gejala lanjutan dari anemia yang bertambah berat bisa berisiko menimbulkan serangan jantung ataupun stroke.

Penanganan umum yang bisa dilakukan terhadap gangguan anemia akibat kekurangan gizi (defisiensi) zat besi, dengan melihat faktor-faktor penyebabnya, antara lain :

> Peningkatan jumlah konsumsi makanan bergizi, yang banyak mengandung zat besi, seperti : ikan, ayam, hati, telur, sayuran hijau, kacang-kacangan, tempe dll.

> Penambahan asupan zat besi kedalam tubuh dengan jalan konsumsi suplemen tablet zat besi, yang mengandung ferro sulfat dan asam folat.

> Pengobatan teratur terhadap penyakit kronis yang menyebabkan terjadinya anemia, misalnya : masalah kecacingan, malaria, TBC dll.

Pilihan penanganan yang terbaik, sangat ditentukan oleh bagaimana melakukan pemilihan kandungan zat gizi makanan yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan tubuh, menurut kelompok umur, jenis kelamin, pekerjaan dan riwayat penyakit yang dialaminya.

(dirangkum dari berbagai sumber kepustakaan)