Agar intervensi masalah gizi bisa dilakukan dengan tepat oleh para pengelola/pelaksana program, diperlukan data atau informasi yang akurat dan berkesinambungan. Data yang dipantau secara terus menerus itu dikenal sebagai PWS (pemantauan wilayah setempat).

PWS Gizi, merupakan instrumen khusus manajemen program gizi untuk mendapatkan informasi secara dini tentang masalah program gizi di suatu wilayah secara terus menerus.

Prinsip dasar PWS Gizi adalah cepat, tepat dan terus menerus untuk mengetahui gambaran kondisi masalah gizi di suatu wilayah, serta menentukan tindakan yang perlu dilakukannya.

A. Tujuan PWS Gizi :

1. Diperolehnya data indikator PWS Gizi, Ibu hamil Kurang Energi Kronis (Bumil KEK), Distribusi Tablet Tambah Darah (TTD), Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), ASI-Eksklusif, Pemantauan Pertumbuhan, Distribusi Kapsul Vitamin A, dan cakupan Garam Beryodium.

2. Terolahnya data indikator PWS Gizi

3. Diperolehnya hasil analisis dan interpretasi data PWS Gizi

4. Dilakukannya diseminasi informasi PWS Gizi

5. Dirumuskannya rekomendasi dan rencana tindak lanjut PWS Gizi

B. Manfaat PWS Gizi :

1. Merumuskan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, pemantauan dan evaluasi program perbaikan gizi masyarakat secara terpadu.

2. Melakukan sistem kewaspadaan dini kejadian gizi buruk dan keadaan darurat gizi.

3. Merencanakan studi epidemiologi khusus masalah gizi, merancang penelitian dan pengembangan (litbang) program perbaikan gizi masyarakat.

(Sumber: Pedoman PWS Gizi, Program Perbaikan Gizi Masyarakat, Provinsi Sultra, Kendari, 2007)