Sosialisasi ISTC di Kendari
Pengurus IDI Wilayah Sultra, menyelenggarakan Sosialisasi Internasional Standar for Tuberculosis Care (ISTC) di Kendari, pada tanggal 4-5 Juni 2010. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinkes Sultra, diikuti oleh 30 dokter utusan dari IDI Cabang se-Sultra: Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Kolaka, Bombana. Baik yang bertugas di puskesmas maupun di Rumah Sakit.
Acara ini terselenggara berkat kolaborasi kerjasama dengan Kementrian Kesehatan RI Subdit TB, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), FKM UI Jakarta, IDI Pusat, Dinas Kesehatan Provinsi Sultra serta atas dukungan Global Fund. Pengenalan standar program ini diharapkan dapat mendukung upaya penjaringan kasus TB secara aktif lintas sektoral, khususnya kepada para dokter praktek swasta, dengan penerapan format pelaporan yang teratur. Upaya ini harus berlangsung penuh koordinasi dengan dinkes dan puskesmas setempat.
Materi-materi yang disampaikan diantaranya tentang : Situasi TB, Diagnosis dan Tatalaksana Tuberculosis pada Anak, Pengobatan dan Kesehatan Masyarakat, Multi Drug Resisten (MDR) TB, TB dan HIV, ISTC dan Diagnosis TB. Pematerinya berasal dari dokter ahli paru, spesialis anak dan tim fasilitator TB Jakarta dan Sultra. Dilakukan juga diskusi kelompok dengan menganalisa studi kasus dalam pelayanan tuberkulosis (TB), apakah sesuai ISTC dan bagaimana seharusnya.
Pada sesi terakhir ditutup dengan penyajian materi dari Kepala Dinkes Sultra. Kemudian membahas dan membuat surat kesepakatan (memorandum of understanding) dalam meningkatkan cakupan program TB di Provinsi Sultra. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Ketua IDI Wilayah Sultra yang menutup acara sosialisasi, disertai tim fasilitator dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra. (report by TuSuda)

kita masih juara TB ya? kita harus bekerja keras memberantas TB, namun tampaknya masih sulit…
.-= tfd´s last blog ..Tour Ke Korea Selatan : Lihat Cheonggye-cheon Restoration Part II =-.
Iya, negara kita masih endemis TB, jadi perlu upaya terpadu untuk menanggulanginya bersama-sama…
[...] Shortcut) sebagai standar acuan program. Teknik DOTS selalu dipromosikan dalam setiap pertemuan sosialisasi maupun pelatihan TB bagi petugas [...]
[...] Shortcut) sebagai standar acuan program. Teknik DOTS selalu dipromosikan dalam setiap pertemuan sosialisasi maupun pelatihan TB bagi petugas [...]